Selasa, 26 Maret 2013

Tentara dan Polisi Joget Bareng


KAPOLRES Banjarnegara dan Dandim 0704 Banjarnegara bersama anggotanya melakukan joget bersama di Alun-alun Banjarnegara, Sabtu (23/3). SATELITPOST/MAULA
BANJARNEGARA, SATELITPOST- Untuk meningkatkan sinergi antara TNI dan Polri di Banjarnegara, diadakan kegiatan apel bersama yang dilaksanakan di Alun-alun Banjarnegara, Sabtu (23/3).

Selain apel bersama, kegiatan yang dilakukan dua satuan tersebut diisi dengan joget bareng, sarapan bersama, serta menyantap berbagai makanan tradisional bersama.
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan sinergi TNI-Polri di Banjarnegara. Acara semacam ini bukan untuk pertama kalinya, bahkan sebelum kejadian penyerangan Mapolres di Ogan Komering Ulu (OKU), kami sudah melakukan berbagai kegiatan bersama, termasuk olahraga bersama,” kata Kapolres Banjarnegara, AKBP Muhammad Anwar .
Menurutnya, kegiatan semacam ini sudah sering dilakukan. Bahkan saat pagi hari, jajaran Kodim 0704 juga ikut membantu mengatur kelancaran lalu lintas di pagi hari.
“Kegiatan ini sudah sering dilakukan untuk menjaga silaturahmi antara kodim dengan polres, TNI dengan Polri, hubungan yang sudah erat lebih ditingkatkan lagi,” katanya.
Kapolres Muh Anwar menambahkan, kasus OKU menjadi pelajaran bagi semua. Semua permasalahan dapat diselesaikan dengan baik jika dilakukan komunikasi dan hubungan baik.
“Dua hari sebelum terjadi kasus OKU, kami sudah melakukan kegiatan bersama, jadi kegiatan ini tidak lanjut dari berbagai kegiatan yang sudah sering dilakukan secara bersama-sama,” ujarnya.
Sementara menurut Dandim 0704 Banjarnegara, Letkol Inf Trenggono, sinergitas yang dilakukan antara TNI-Polri sudah lama terjalin. TNI-Polri merupakan teladan bagi masyarakat, sehingga kebersamaan ini dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Ini dikarenakan, TNI-Polri sebagai corong depan untuk menjadikan masyarakat yang sejahtera dan bangsa ini aman damai serta bahagia.
“Suatu masalah bisa diselesaikan dengan komunikasi dan komunikasi ini dilakukan sampai tingkat bawah, tidak hanya pimpinan,” katanya.
Dia mengatakan, jika antara TNI-Polri tidak akrab dan tidak kompak maka masyarakat yang akan menyampaikan. Pasalnya, di Banjarnegara ini tidak ada satuan lain. Sehingga jika masyarakat menyebut TNI maka Kodim, sementara menyebut Polri, maka polres.
“Kalau kita kompak enak. Lakukan bersama-bersama dan hilangkan yang negatif dan semua bersatu kita tegakkan NKRI, tidak ada pecah belah,” ujarnya. (oel)

Tidak ada komentar: